Oleh : Xs. Dr. Oesman Arif, M.Pd

Yin-Yang SymbolFengshui dalam ajaran agama Khonghucu. Dalam kitab Yijing gua no 59 namanya fengshui huan. Kata huan bunyinya sama dengan huan yang berarti bencana, fengshui huan berarti bencana yang ditimbulkan oleh angin dan air. Dalam penjelasan guanya tertulis, Bila akan membangun Miao yang dimaksud kelenteng, wajib memperhatikan lokasi yang aman dari bencana angin dan air. Supaya kelenteng tidak terkena bencana angin dan air ditempatkan di pemukiman yang aman yaitu di tengah kota dan dekat pasar. terbentuknya pasar karena lokasinya strategis, jaraknya tidak jauh dari beberapa pemukiman penduduk. karena lokasi pasar dipercaya aman dari banjir dan topan maka pasar itu dibangun bangunan pasar yang permanen. kelenteng sebagai tempat ibadah juga dibangun dekat pasar. Oleh karena itu banyak kelenteng dibangun dekat pasar dan dekat pemukiman, kemudian terbebtuklah kota. banyak kita jumpai pasar dan kelenteng berada di tepi sungai karena pada zaman dahulu sungai itu menjadi sarana transportasi.

Hal yang menarik dari ilmu atau pengetahuan fengshui yaitu cara Nabi Khongcu mengajarkan masyarakat untuk melestarikan lingkungan. Menurut Nabi Khongcu segala sesuatu yang baik itu tidak cukup hanya diajarkan, tetapi perlu dibudayakan. Dibudayakan itu artinya sudah dihayati nilai nilainya oleh masyarakat. Masyarakat itu memberi nilai tinggi sesuatu kalau memberi manfaat besar kepada kehidupan pribadi dan keluarga. Seperti halnya pengetahuan fengshui akan memberi manfaat besar kalau dilaksanakan. suatu ajaran kalau sudah dilaksanakan masyarakat beramai-ramai itu sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat, orang sudah yakin kalau kebaikan nilai itu tidak boleh diabaikan. Fengshui telah dijadikan unsur budaya oleh Nabi khongcu, mulai dari memilih lokasi saat akan membangun kelenteng. Berikutnya adalah cara menemukan tempat pemakaman yg baik. Murid Nabi Khongcu yang ahli fengshui adalah Cugong atau Zikong, dia sukses dalam bisnis maka orang bisnis juga tertarik dengan pengetahuan fengshui.

Pada zaman sekarang pengetahuan fengshui telah sangat populer, orang sudah tidak tahu dari mana sumber pengetahuan itu. Banyak orang mengaku-aku sebagai sumber pengetahuan fengshui dengan membuat cerita mitos atau dongeng yang menggelikan. Itulah dunia yang isinya banyak orang, ada orang yang jujur dan berpendidikan, ada orang yang berani ngawur karena merasa dirinya kuat, atau menganggap ngawur juga tidak ada yang tahu.

Zaman sudah maju, semua informasi mudah diperoleh lewat internet. informasi yang  benar bermunculan, informasi yang ngawur juga bermunculan. Namun orang semakin banyak yang mendapat pendidikan yang baik, mereka bisa memilahkan antara informasi yang berdasar sumber yang benar dengan informasi ngawur. Bahkan di beberapa lembaga informasi ngawur dianggap kejahatan. Di Tiongkok modern sudah menyadari bahwa iformasi yang ngawur itu menyesatkan dan berakibat terjadi perpecahan dalam masyarakat, maka kelompok yang biasa membuat informasi ngawur tidak diterima lagi oleh masyarakat Tiongkok. Kelompok ini digolongkan kelompok pengacau dan tidak dibiarkan mengacau terus.

Nabi Khongcu sejak 500 tahun sebelum Masehi sudah memberi contoh kalau mengutip pendapat orang (terutama orang yang sudah lama meninggal dunia) pasti dijelaskan buku sumbernya. Sikap ilmiah yang zaman sekarang dijunjung tinggi sudah dillaksanakan Nabi Khongcu 2500 tahun yang lalu..

Pengetahuan fengshui membudayakan masyarakat agar hidup tertib, bersih, tepat waktu, dan menjaga kesehatan. Fengshui bukan rekayasa ketahayulan seperti yang sering dikatakan orang yang tidak mengerti. Banyak orang yang tidak mengerti tetapi malu mengakui kebodohannya lalu berkata itu nonsen dan tahayul, mereka berkata buat apa belajar ketahayulan, tetapi yang sebenarnya mereka tidak tahu apa-apa.

1,773 Total Views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

captcha

Please enter the CAPTCHA text

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>