Apa Inti Ajaran Khonghucu ?

Oleh : Xs. Bingky Irawan

Sebelum saya menjawab inti ajaran agama Khonghucu, perkenankan saya bertanya sudahkah kita memahami apa itu agama? perlukah kita beragama? apa manfaat agama buat kita??

Pemahaman saya, agama adalah ajaran bimbingan untuk umat manusia, agar hidup selalu berjalan didalam kebajikan. Dalam Ajaran Khonghucu pokok inti sarinya terbagi menjadi 3 adalah

修身 Xiu Shen (membina diri);  修德 Xiu De (membina kebajikan);  修道 Xiu Dao (membina Jalan Suci).

Membina diri adalah mengenal memahami diri seutuhnya, apa yang diberikan Tuhan kepada kita? Selain raga tubuh ini, ada panca indra lengkap dengan tujuh kenapsuan.

Panca indra adalah alat yang berwujud kasat mata, sedangkan  tujuh kenapsuan tidak berwujud tidak kasat mata, tetapi sangat kuat dan nyata pengaruhnya. Adapun tujuh kenapsuan tersebut meliputi : gembira, marah, sedih, senang, takut, cinta dan keinginan. Ketujuh sifat tersebut sejak kita dilahirkan tanpa belajar sudah bisa. Namun, untuk mengendalikannya harus belajar!

Agar kita benar-benar dapat menggemilangkan Kebajikan yang bercahaya Ming De 明德, setelah dapat menggemilangkan kebajikan merupakan jalan menujuh Xiu De 修德 membina kebajikan, disetiap langkah dan ucapan selalu didalam kebajikan, kebenaran, kebaikan,..

Bila kita sudah mengetahui memahami tempat hentian, akan diperoleh ketetapan tujuan, setelah diperoleh ketetapan baharulah dapat dirasakan ketentraman, setelah tentram baharulah dapat dicapai kesentosaan “batin”.  Setelah batin sentosa baharulah dapat berfikir benar, berkata benar, bertindak benar Baharulah kita akan berhasil.

Setelah peroleh ketetapan tujuan ketentraman kesentosahan batin. Langkah ke3 adalah   修道 Xiu Dao, membina Jalan Suci,  untuk dapat menjalankan Xiu Dao harus menghayatkan apa yang diuraikan di kitab suci “Tiong Yong” yang syarat dengan  ajaran rohani kebatinan.

“Yang tidak menyeleweng dinamai tengah, yang tidak berubah dinamai sempurna. Tengah itulah Jalan Lurus dunia dan sempurna itulah hukum tetap bagi dunia.”

Ajaran dalam Kitab Tiong Yong bermula membicarakan satu hukum, lalu dibentangkan sampai meliputi berlaksa perkara dan akhirnya dikembalikan menjadi satu hukum. ajaran ini bila diuraikan akan meliputi enam penjuru. Bila diringkas akan balik tersembunyi ke alam “gaib” sari ajarannya tidak pernah habis dan semuanya berisi ajaran nyata.

Yang dapat baik-baik membaca dan menghayatinya akan memperoleh sarinya yang tidak akan habis sampai akhir hidupnya.

Didalam ajaran jawa disebut.. ” yen digelar ngebek’i jagat. yen digulung balik dadi sak merico jinumput..”gaib”.  (Semoga tidak salah menulis..)

Tidak berlebihan bila saya sebut bahwa Ajaran Khonghucu adalah ilmu sejati, sejatinya ilmu. dalam Agama Khonghucu terbagi dua ajaran yang tidak boleh dipisahan yaitu Li Xue 禮學 dan Xin Xue 心學… ajaran lahir dan batin, Li xue meliputi ilmu filsafat sejarah hukum intelektual akademis  sedangkan Xin Xue adalah kebatinan spiritual.  Ilmu lahir ada batasannya dan ada gelarnya, sedangkan ilmu spiritual tanpa ada batasnya dan tanpa gelar. Manusia bila hanya mengutamakan lahir melupakan batin, hidupnya akan selalu dikuasai “ego ambisi” yang menyesatkan, merasa diri yang terbaik terhebat memandang orang lain berada dibawa kakinya. Sebaliknya, bila hanya mengutamakan batin rohaninya. hidup akan jadi sia-sia, tidak mampu memahami ketentraman kesentosaan batin.

Dalam Ajaran Khonghucu tidak harus melepaskan keterikatan napsu duniawi, melainkan harus mengendalikan kenapsuhan tersebut karena kita hidup dalam dunia nyata, yang harus mampu mencukupi kebutuhan lahir dan batin. menjaga agar selalu dalam batas tengah sempurna Tiong. Tidak condong kekiri, tidak condong kekanan, tidak condong kedepan juga tidak condong kebelakang semua ada batasannya, tidak berlebihan. Tidur berlebihan sakit, kurang tidur juga sakit. kurang makan sakit, kelebihan makan juga sakit.

Didalam ajaran jawa disebut topo ngerame, poso ngerame.

topo=noto pola’e pikir pola’e karep (keinginan)

poso= mupus rohso,rohso’ne pikir lan karep

Ajaran Khonghucu dapat diringkas menjadi dua aksara 忠恕 Tiong Si ( Zhong Shu) yang tertulis diatas lambang genta.

Tiong=satya dapat dipercaya dan Shi= tepa salira.. tepo tepak, saliro awak bisa menempatkan diri…

setiyo tuhu tepo saliro( dijawakan ).

Apa yang kita ucapkan dimulut sesuai dengan di hati. apa yang tidak kita inginkan jangan berikan kpada orang lain, hidup selalu menebar cinta kasih kepada sesama. nyebar wineh budi kang luhur

Sedikit sekali yang meresapi dan mengamalkan ajaran tersebut, kebanyakan orang lebih suka dengan  membaca menghafal secara lahir, sementara batin rohaninya kosong.

 

Apa perbedaan 儒教 Rujiao dan 孔教 Kongjiao.

Ru jiao adalah ajaran agama lembut hati welas asih, Nabi nya khonghucu.

Tidak beda dengan islam agamanya Muhammad Nabinya. sedangkan Khong 孔 adalah nama marga Nabi. Kalau di indonesia lebih dikenal Agama Khonghucu karena Nabi Khonghucu yang menebar ajaran luhur tersebut. Kalau di luar negri di tiongkok lebih dikenal agama Ru, Nabinya Khonghucu. adapun di Indonesia dijaman orde lama almarhum Soekarno agama Khonghucu tidak ada masalah. dijaman itu ada 4 hari raya Agama Khonghucu menjadi hari raya nasional yaitu  Imlek, Jingbing, Harlah Nabi dan Harfat Nabi..

Setelah 1965 jaman orba orde baru almarhum Soeharto, semua itu menjadi musnah dihilangkan. akibat korban politik kepentingan. karena Agama Khonghucu berasal dari negara Tiongkok. dan tiongkok berpaham komunis, sedangkan di Tiongkok sendiri saat itu agama tidak mendapatkan tempat yang layak, itulah politik.

Di indonesia saat itu semua yang berbau Tionghoa dimusnahkan mulai dari adat istiadat seni budaya agama aksara Tionghoa semua dilarang, dimusnahkan.

Saat itu banyak sekolah Tionghoa ditutup diambil alih oleh pemerintah. Saya mengalami sendiri, sekolah hanya sampai “SR” sekolah rakyat baru lulus naik ke SMP sekolah ditutup, kami diusir keluar  dari kelas dengan penjagaan oleh tentara lengkap dengan senjata laras panjang. bukan polisi, kami tidak diperbolehkan membawa suatu apapun dari kelas, keluar orang saja.

Untuk menyelamatkan peninggalan leluhur satu2nya hanya tempat ibadah yaitu kelenteng sepengetahuan saya diakui atau tidak, almarhum Bapak Ong Kie Zai dan kawan-kawan melindungi kelenteng dibawah TITD. yang disingkat Tri Darma. San Jiao 三教.

Tri Darma Adalah Tiga Ajaran Suci Kebajikan Tiga Aliran

Ru儒 yang dikenal Agama Khonghucu..Fo佛 yang dikenal agama Budhadao道  yang dikenal agama Taois.

Adapun TITD itu adalah wadah tempat ibadah ketiga agama tujuannya untuk menyelamatkan melestarikan ajaran luhur budaya adat istiadat agama yang memang sudah dianut oleh masyarakat Tionghoa sejak ribuan tahun lamanya yang sudah mendarah daging sampai hari ini. Agar  orang Tionghoa tetap bisa bersatu maka setiap tanggal 1 atau 15 imlek di Kelenteng selalu dipenuhi orang beribadah bersama dengan ketiga keyakinan dimanapun adanya kelenteng di indonesia.

Banyak orang bertanya kepada saya, bapak. penganut  Khonghucu  juga mempraktekkan agomo jawa apa benar?  sebelum saya jawab saya ingin sampaikan apakah kita sudah mengerti artinya “jawa” jowo adalah bener pener beneh (waras). Bertanggung jawab dan tahu kewajiban yang dititahkan oleh Gusti.

Pengertian jawa bukan dari warna kulit atau sukunya, akan tetapi makna jawa yang terkandung didalamnya adalah prilaku seorang kuncu insan kamil. Adapun dalam ajaran kejawen kapitayan mengutamakan ajaran lahir batin,  menjunjung tinggi kebajikan, tidak melupakan asal usul leluhur. selalu menerbar kasih kepada sesama. seorang kuncu bertanggung jawab kepada Sang Pemberi Hidup, menjalankan kewajiban hidup sebagai utusan Nya. Tidaklah  berbeda dengan Ajaran Khonghucu. Memahami dirinya sebagai poros tengah antara langit dan bumi, wajib menjaga melestarikan seisi alam secara horisontal menjaga keharmonisan sesama umat Tuhan.

Untuk menjaga keharmonisan tidak boleh tidak kita harus menghormati kearifan lokal, didalam kitab suci Agama Khonghucu ada ayat berbunyi… “diempat penjuru lautan semua adalah bersaudara.  ber-beda2 tetapi tetap harmonis..” dari sinilah kita dapat melihat suku Tionghoa mampuh hidup berdampingan dengan suku apapun, dimanapun berada diatas gunung terpencil sekalipun tetap hidup harmomis, tidak ada perbedaan diantara kita.

Maka saya meneruskan cita leluhur, kebetulan org tua sy papa asli dari daratan tiongkok ibu saya asli orang jawa. Adanya saya dilahirkan adalah tali ” kasih ” antara Tionghoa jawa, mengenalkan ajaran agama Khonghucu kepada saudara kita jawa melalui kearifan lokal, saling menghormati saling membagi kasih.

Didalam ajaran jawa sangat dikenal dengan ” manunggale kawulo lan gusti ” kalau di khonghucu dikenal Tian Ren He Yi 天人合一

Banyak kesamaan didalam kedua ajaran antara Tionghoa jawa. saya juga banyak ciptakan tembang jawa intisari nya ajaran luhur Ru.

Sawo keling, juga bahasa indonesia mars kebersamaan. Dan jing tembang lantunan pujian bahasa Tionghoa. Bila kita sudah memahami dan menghayati ajaran agama, kita akan sadar bahwa semua manusia itu sama dimata Tuhan.

Tuhan tidak membedakan ciptaannya, tidak melihat suku ras warna kulit yang berbeda, semua diberikan sama adanya, hanya oleh ke egoan ambisi manusialah  yang membedakan. Jangan hanya melihat dari baju luarnya, melainkan lihatlah apa yang ada dibaliknya.

apakah itu raga ? bukan

apakah itu organ tubuh juga bukan, lalu apa siapa ??? itulah Rohso..

semua manusia pasti diberikan nama.. contoh:

anda bernama Sutoyo..

tunjukan yang bernama Sutoyo itu yang mana? ketahuilah Sutoyo yang sejati tidak kasat mata tetapi ada..!!!

begitu juga saya dan anda sekalian sama,…

yang kita lihat adalah kemanusiaannya … Rohso yang ada didalam.

apapun suku keyakinan beda warna kulit dan rupa tidak ada perbedaan karena kita diberikan rohso yang sama, kita punya marah punya sedih punya senang dll,  saudara kita yang lainpun memilikinya..

maka kemanusian lebih tinggi dari pada apapun.

moga ulasan tulisan ini ada manfaatnya.

sheng ling bao hu✋🏾

535 Total Views

Posts created 68

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

captcha

Please enter the CAPTCHA text

Related Posts

Begin typing your search term above and press enter to search. Press ESC to cancel.

Back To Top