Oleh : Xs. Dr. Oesman Arif, M.Pd

Meditasi KhonghucuNabi Khongcu bersabda: “Dari pada seharian merenung tidak sebanding dengan belajar. ”Kalimat ini ditafsirkan oleh Homer Dubs bahwa kata merenung itu disamakan dengan Meditasi. Dengan kata lain, Nabi Khongcu tidak mengajarkan muridnya melakukan Meditasi atau Jing Zhuo. Banyak orang di kalangan umat Khonghucu sendiri yang sependapat dengan Dubs tersebut, tetapi penulis berpendapat bahwa dalam Agama Khonghucu ada pelajaran Jing Zhuo atau meditasi (latihan pernafasan) sebagai latihan fisik agar dapat membina diri atau Xiu Shen ( 修  身 ) dengan baik, kemudian dilanjutkan dengan membina rohani atau Xiu Dao ( 修 道  ). Hal ini dijelaskan dalam Kitab Da Xue dan Zhong Yong pada bab utama masing-masing.

Pada ayat 1 kitab Bingcu jilid VII A dengan judul Jin Xin (  尽 心    ), yang berarti menyelami hati. Ayat itu menunjukkan bahwa ada kewajiban umat agama Khonghucu untuk menyelami hatinya sendiri. Menyelami hati itu artinya perlu duduk tenang atau meditasi, memejamkan mata dan menghayati segala sesuatu yang dirasakan oleh hati itu. Namun, dalam ayat itu tidak dijelaskan teknik menyelami hati itu.

Nabi Khongcu bersabda: ” Setiap orang makan, tetapi jarang yang menikmati rasa makanan itu”. Sabda itu juga berarti ”setiap orang setiap saat bernafas, tetapi jarang yang merasakan kenyamanan udara saat masuk ke dalam paru-paru melalui hidung itu.” Orang bernafas dengan menghisap udara melalui hidung. Apakah setiap orang memperhatikan bahwa udara itu masuk melalui dua lubang hidungnya atau hanya melalui satu lubang hidung saja. Apabila saat menarik nafas kita perhatikan dengan cermat, kita akan mengetahui bahwa udara yang kita hisap memlalui dua lubang hidung atau satu lubang hidung. Apabila udara masuk hanya melalui satu lubang hidung berarti lubang hidung yang satunya tersumbat, itu berarti ada gangguan penyakit pada saluran pernafasan..

Berlatih Pernafasan (Pernafasan) adalah latihan fisik untuk mengatur pernafasan dan memeriksa kesehatan sendiri dari dalam. Tubuh kita dapat kita periksa sendiri melalui pernafasan. Apabila pernafasan terasa tidak lancar berarti ada bagian tubuh yang tidak bekerja dengan baik. Misalnya, nafas akan terasa tersumbat apabila darah tidak lancar mengalirnya. Darah tidak lancar disebabkan oleh apa ? Dengan latihan  mengatur nafas secara rutin seseorang akan peka terhadap perubahan kondisi tubuh sendiri. Menurut saya, berlatih pernafasan perlu dilakukan oleh umat agama Khonghucu karena hal itu baik bagi pemeliharaan kesehatan.

Dalam budaya Tionghoa latihan pernafasan yang intensif itu dikemas dalam ilmu Qi Gong yang menjadi latihan dasar bagi mereka yang belajar ilmu silat. Berlatih Qi Gong juga dapat untuk mengubah karakter dan memperkuat badan fisik dan badan non-fisik, tetapi latihan itu lebih berat dan menyita waktu lebih panjang. Berlatih Pernafasan (Pernafasan) menurut agama Khonghucu mempunyai tujuan mengubah sifat buruk menjadi sifat baik. Orang yang malas, tidak bersemangat, kurang tekun belajar, dengan rajin berlatih Jing Zhuo (berlatih pernafasan) dapat berubah menjadi bersemangat dan rajin belajar. Berlatih Pernafasan (berlatih pernafasan) menurut agama Khonghucu juga dapat mengubah orang pemarah menjadi orang penyabar.

Makalah ini saya tulis berdasar pengalaman pribadi saya selama saya belajar “berlatih pernafasan” dari guru-guru saya dan dari buku-buku yang pernah saya baca. Dari semua teori dan latihan yang saya pelajari saya berkesimpulan bahwa dalam agama Khonghucu juga ada pelajaran Jing Zuo (  静  坐  ) yang perlu dilatih sebagai bagian dari ajaran membina diri atau Xiu Shen (  修  身 ) dan membina kerohanian atau Xiu Dao (  修 道  ). Berlatih pernafasan atau Jing Zuo bukan monopoli ajaran agama tertentu, tetapi merupakan latihan fisik dan rohani yang boleh dilakukan oleh siapa saja. Demikian juga dengan pelajaran Pernafasan agama Khonghucu ini juga boleh dipelajari siapa saja yang berminat.

Pelajaran berlatih pernafasan ini saya sebut berlatih pernafasan sesuai ajaran Agama Khonghucu karena saya menyesuaikan teori Pernafasan ini dengan ajaran agama Khonghucu tentang Xiu Shen ( 修  身 ) yaitu membina diri dan Xiu Dao (修 道 )yaitu menempuh Jalan Suci. Buku latihan Pernafasan dalam agama Khonghucu yang saya tulis ini mengambil bahan dari berbagai sumber.

  1. Saya menemukan beberapa pernyataan Nabi Khongcu dari sumber lain, bukan dari kitab Shi Su dan Wu Jing. Misalnya dari buku The Secret of the Golden Flower terjemahan Richard Wihelm. Perlu diketahui bahwa murid Nabi Khongcu jumlahnya amat banyak, dan tidak semua catanan dari semua murid termuat dalam kitab Wu Jing. Pelajaran yang diberikan oleh Nabi Khongcu kepada murid-muridnya sangat banyak isinya dan bervariasi. Ketertarikan setiap murid pada isi pelajaran juga berbeda. Tidak mengherankan apabila ada ajaran Nabi Khongcu yang tertulis pada kitab di luar Wu Jing dan Si Shu.
  2. Saya menemukan banyak ayat-ayat dalam kitab Suci agama Khonghucu yang bisa menjadi petunjuk dalam berlatih Pernafasan. Ayat-ayat tersebut memang tidak menunjukkan secara khusus teknik latihan Pernafasan. Teknik Pernafasan itu hanya dapat dipelajari dari orang-orang yang tekun berlatih dan telah mempunyai banyak pengalaman. Dengan kata lain, teknik atau model Pernafasan itu dapat dipilih sesuai dengan keperluannya dan selera orang yang berlatih. Dalam tulisan ini saya pilihkan teknik yang sesuai untuk latihan pembinaan diri mengendalikan nafsu dan menjalani hidup susila dalam bahasa Tionghoa disebut Ke Qi Fu Li ( 克  气  复 礼 ).
  3. Dalam tulisan ini saya menuliskan teknik Pernafasan yang pernah saya pelajari dari guru-guru saya, dan menurut saya bermanfaat untuk dilatih. Latihan ini tidak untuk memperoleh kekuatan supra natural atau kekuatan gaib lain.
  4. eknik Pernafasan ini juga sudah saya ajarkan kepada siswa-siswa saya, dan mereka merasa cocok karena setelah berlatih badannya enak. Mereka yang berlatih tidak harus beragama Khonghucu. Apabila mereka ingin mengetahui teorinya saya menjelaskannya berdasar agama Khonghucu, memang itu yang saya pelajari. Saya tidak dapat mengajarkan teori Pernafasan dari pelajaran agama lain karena saya belum mempelajarinya.

           Menurut saya, Pernafasan bukanlah ilmu, melainkan pengalaman pribadi yang sangat subjektif. Pernafasan adalah menghayati kehidupan ini mulai dari pernafasan sampai pada kondisi otot, syaraf, pikiran, dan emosi diri sendiri. Pengalaman mengahayati itu hanya dapat diperoleh melalui latihan yang teratur, cermat, dan dalam waktu yang sangat panjang. Hasil dari berlatih Pernafasan itu tidak sama bagi setiap orang. Bagi mereka yang rajin berlatih akan merasakan manfaatnya.

Manfaat yang banyak dirasakan orang yang pernah berlatih Pernafasan adalah menghilangkan rasa kesal dan marah saat melihat keadaan yang menjengkelkan. Latihan ini juga dapat melapangkan hati orang yang mengalami keadaan yang tidak menyenangkan. Bgi orang yang sering sulit tidur latihan Pernafasan ini sangat menolong, dia akan mudah tertidur lelap tanpa minum obat apapun. Bila dilatih dengan tekun dan dibimbing oleh guru yang berpengalaman berlatih Pernafasan dapat mengubah sifat buruk orang. Misalnya, orang yang kurang sabar, cepat bosan, lekas marah dapat diperbaiki. Tentu saja hasilnya juga bergantung pada kemauan orang itu sendiri.

Istilah-istilah yang perlu diluruskan
Istilah Jing Zuo, Qi Gong, Xiu Shen, Xiu Dao, Tian, Dao , dan masih banyak lagi yang bukan istilah umum, melainkan istilah yang perlu dipahami penggunaannya dalam konteksnya. Istilah-istilah tersebut mempunyai arti tertentu menurut konteks kalimatnya. Misalnya istilah Tian, dalam kitab agama Khonghucu berarti Tuhan. Akan tetapi, apabila kita melihat dalam kamus kata Tian itu diartikan langit hal itu harus dipahami bahwa kamus umum bukan dalam konteks agama Khonghucu. Bahkan, banyak penulis RRT yang mengartikan Tian dengan alam. Kita harus maklum bahwa di Tiongkok sudah sekian puluh tahun dikuasai ideologi Komunis. Di mana saja istilah Tuhan tidak dipakai oleh orang Komunis.

a. Istilah Tian   
Ada orang yang mengatakan bahwa agama Khonghucu itu tidak mengajarkan Ketuhanan, tetapi orang diajarkan menyembah langit. Menurut pengertian orang tersebut Tian itu diartikan langit. Pemikiran seperti ini kelihatannya ilmiah, tetapi sebaliknya menunjukkan bahwa dia itu bodoh karena tidak dapat memahami penggunaan bahasa dengan benar, dan tidak menyelidiki pemakaian kata menurut sejarahnya. Agama Khonghucu Indonesia menggunakan ragam bahasa Indonesia yang standar. Istilah-istilah itu diterjemahkan dari bahasa Tionghoa yang dipakai pada zaman Nabi Khongcu (500 SM). Dalam pengajaran agama Khonghucu di Indonesia Tian diterjemahkan menjadi Tuhan Yang Maha Esa. Pengertian Tian dalam agama Khonghucu sama seperti pengertian Tuhan yang Maha Esa dalam bahasa Indonesia. Dalam kitab Yi Jing, salah satu bagian dari Kitab Suci agama Khonghucu tertulis Qian, istilah ini menunjukkan sifat Tian, adalah Maha Pencipta, Maha Pengatur, Maha Pemelihara, dan Maha Meluruskan. Qian itu dalam simbol diartikan langit sebagai pasangan bumi, dan perlu dipahami bahwa wujud dari keberadaan Tuhan YME adalah adanya alam semesta ini, bagi manusia zaman kuna diwakili langit dan bumi.

Dalam ilmu Logika dikatakan bahwa kata itu konsep bukan hanya bunyi atau tanda yang mempunyai arti. Kata sebagai konsep mempunyai arti yang lebih luas. Kata Tian sebagai konsep yang sudah dipakai oleh Nabi Khongcu untuk menyebut Sang Pencipta Alam Semesta, yang juga mengaturnya, memeliharanya dan meluruskannya bila ada yang tidak lurus. Kata komputer menunjuk sebuah benda yang zaman sekarang banyak dipakai untuk menulis, menggambar, menghitung, alat komunikasi, alat bermain, alat untuk menonton film dan sebagainya. Kata komputer adalah konsep yang perlu dipahami oleh orang yang akan membeli komputer.

b. Istilah Pernafasan
Kata Pernafasan juga sebuah konsep yang menjelaskan suatu tindakan orang untuk menenangkan hati dan pikirannya agar kesegaran badannya terjaga. Kata Pernafasan dalam bahasa Tionghoa itu apabila diterjemahkan artinya duduk diam. Terjemahan ini hanya menerjemahkan kata tidak menerjemahkan konsep. Konsep Pernafasan mempunyai arti yang ”Non-fisik” bukan sekedar secara fisik duduk diam. Konsep Pernafasan diartikan duduk diam berlatih pernafasan dan menata hati atau membersihkan hati.

c. Istilah Xiu Shen dan Xiu Dao
Dalam agama Khonghucu dikenal istilah Xiu Shen artinya membina diri dan Xiu Dao artinya hidup dalam Jalan Suci. Kata Xiu Shen dan Xiu Dao adalah konsep yang perlu dipahami dengan benar bila orang ingin mendalami ajaran agama Khonghucu. Kata Xiu Dao mungkin juga dipakai oleh agama lain, tetapi konsepnya berbeda. Kata Dao (Tao) juga dipakai oleh aliran Taoisme dan agama Tao, tetapi konsep nya juga berbeda dengan Dao (Tao) dalam agama Khonghucu.

d. Istilah Kui Shen
Kui Shen, dalam agama Khonghucu artinya nyawa dan roh. Kui bukan berarti setan. Kui (  愧  ) adalah unsur yang menyebabkan badan jasmani manusia itu hidup. Di dalam Kui itu terdapat nafsu, naluri untuk mempertahankan hidup. Shen (   神    ) adalah roh yang memberi manusia kesadaran, semangat, hati nurani, keinginan, dan emosi. Kui dan Shen ini sebagai wujud dari unsur Yin dan Yang yang menjadi kekuatan hidup manusia. Apabila Kui Shen ini telah meninggalkan tubuh orangnya meninggal dunia, tubuh itu akan membusuk dan teruarai menjadi unsur-unsur kimiawi yang membentuknya.
Kui dengan Shen itu seharusnya merupakan perpaduan kekuatan hidup yang bekerja sama agar manusianya dapat menjadi manusia yang baik. Kui adalah unsur yang mengurusi badan jasmani manusia. Apabila, ada orang yang lebih banyak memperhatikan kepentingan badan jasmaninya, dan mengikuti dorongan nafsunya, maka unsur Kui-nya itu menang kuat. Unsur Shen-nya kalah kuat. Apabila orang tersebut meninggal dunia, Shen yang seharusnya kembali ke asalnya, kembali kepada Tuhan, naik ke langit, malah mengikuti Kui yang menghalangi Shen naik ke langit. Makam Shen itu menjadi roh gentayangan.
Sebaliknya, apabila unsur Shen-nya lebih kuat, Shen itu bisa kembali ke atas langit menjadi Shen Ming (Sin Bing), atau roh yang gemilang, roh yang mencapai pencerahan. Unsur Kui itu terkait dengan kehidupan badan jasmani. Apabila orangnya sudah meninggal dunia unsur Kui nya lenyap, sudah tidak ada pada badan yang sudah rusak.

Xiu Shen dan Pernafasan
Dalam agama Khonghucu Xiu Shen adalah membina diri dalam arti membina fisik dan rohani, dan belajar ilmu serta melatih kecerdasan agar masing-masing orang hidupnya lebih sehat, lebih cerdas, dan lebih sejahtera. Mempunyai tubuh yang sehat, memiliki kecerdasan, dan hidup sejahtera itu keinginan semua orang di dunia, namun untuk mewujudkannya tidak mudah. Berlatih Pernafasan adalah salah satu cara untuk mengendalikan emosi dan nafsu, dan menyatukan roh dan badan jasmani dalam melakukan aktivitas. Dalam kehidupan sehari-hari orang perlu menyadari bahwa melakukan aktivitas itu untuk kepentingan roh dan kepentingan badan. Emosi dan nafsu manusia perlu juga diperhatikan dalam rangka menyelaraskan fungsi badan dan roh agar manusia tetap hidup.

Orang makan saat merasa lapar. Aktivitas makan itu untuk kepentingan badan atau roh. Apabila orang itu makan dengan tujuan menyehatkan badan dia akan mencari makanan yang memenuhi syarat makanan sehat dengan ukuran yang seimbang. Misalnya, makanan sehat itu mengandung sajuran, protein, karbohidrat, lemak dalam perbandingan yang tidak merugikan kesehatan. Orang yang makan untuk menikmati kelezatan makanan juga boleh, tetapi harus memperhatikan kebutuhan kesehatan badan.

Sebaliknya, orang yang sedang berpuasa atau berpantang saat akan melakukan upacara sembahyang besar aktivitas ini untuk kepentingan roh. Dengan berpuasa atau berpantang makanan tertentu badan membantu roh untuk memusatkan perhatian pada upacara sembahyang, misalnya sembahyang King Thi Kong, Sembahyang Tang Cik, dan sebagainya. Biasanya orang berpantang makanan yang tidak berjiwa, menghindari protein hewani supaya darahnya lebih encer dan mengalirnya lancar.

Berlatih Pernafasan untuk mendekatkan roh dan badan, atau Kui dan Shen, agar dapat bekerja sama. Kebanyakan orang tidak bisa mengenali rohnya sendiri, mereka  hanya mengenali badannya karena dapat dilihat dan diraba. Bahkan, banyak orang tidak percaya bahwa manusia itu mempunyai roh. Mereka adalah pengikut aliran Materialisme yang menganggap manusia hidup ini seperti mesin atau robot, kesadaran manusia ini hanya dikendalikan oleh otak yang bergantung pada posphor. Mereka berpendapat bahwa tanpa posphor manusia tidak bisa berpikir.

Menurut ajaran agama Khonghucu, roh dan badan (Kui dan Shen) itu mempunyai hubungan yang tidak terpisahkan, tetapi dapat dipilahkan. Dari segi biologis dijelaskan bahwa manusia memilik saraf tak sadar yang mengendalikan bekerjanya organ-organ tubuh. Menurut ilmu Pengobatan Tusak Jarum, saraf tak sadar yang mengendalikan organ tubuh itu dikendalikan oleh Jing Luo ( 经  络   ). Jing Luo dapat diumpamakan seperti rangkaian kabel yang sangat rapat, teratur, dan sistematis yang menghubungkan berbagai organ tubuh. Kabel itu mempunyai pusat-pusat yang dapat mengontrol fungsi kabel itu.

Apabila ada kabel atau saluran Jing Luo yang tidak berfungsi, misalnya kabel atau salurannya kotor. Akibatnya, organ yang terhubung dengan kabel atau saluran itu rusak atau fungsinya kurang baik, artinya organ itu sakit. Untuk mengembalikan fungsi organ yang sakit dapat dibantu dengan rangsangan pada kulit dengan tusuk jarun atau dengan pijatan, atau dengan dihangatkan. Setelah diberi rangsangan saluran jing luo yang tersumbat itu akan lancar lagi. Setelah saluran Jing Luonya lancar organnya juga berfungsi kembali.

Jing Luo itu tidak tampak oleh mata manusia, sekalipun menggunakan mikroskop Elektron yang bisa memperbesar jutaan kali. Jing Luo itu bukan bagian dari jasmani tetapi penghubung antara roh dan jasmani. Dalam agama Hindu dikenal istilah Cakra yang mirip dengan Jing Luo. Pada tubuh manusia terdapat titik-titik di permukaan kulit yang terhubung dengan Jing Luo yang dapat dirangsang tersebut, dalam bahasa Tionghoa disebut Xue Wei (    穴 位   ). Xue Wei ini jumlahnya ribuan, tersebar di permukaan kulit. Bagi yang belajar Ilmu Pengobatan Tusuk Jarum perlu mengenali semua tidik itu dan hubungannya dengan organ yang dikontrolnya.

Bagi orang yang akan belajar Pernafasan tidak perlu mengenali semua titik Xue Wei yang jumlahnya ribuan itu. Orang cukup mengnal tiga titik yang dapat menjadi tombol mengendalikan sistem Jing Luo melalui berlatih Pernafasan. Tiga titik itu ialah:

  1. Titik Qi Hai (  气  海   ) nama dalam ilmu Tusuk Jarum, dalam Pernafasan dikenal dengan sebutan Xia Dan Tian, letaknya dibawah pusar 3 cm. Bagi orang yang bertubuh kecil pendek hanya berjarak 2 cm.  Mengukurnya dengan menaruh dua jari menyilang dibawah pusar.
  2. Zhong Dan Tian, atau Ulu hati, atau tempat Ren Xin berada. Letaknya berada di bawah paru-paru di atas lambung.
  3. Shang Dan Tian, atau titik di pangkal hidung atau titk tan dien atas, di antara dua mata.  Titik itu oleh Nabi Khongcu disebut Tai Xu ( 太  虚   ). Artinya, titik kosong mutlak. Orang yang dapat memasukkan semua pikirannya ke titik ini pasti bisa konsentrasi. Tetapi perlu diingatkan di sini bahwa titik ini tidak boleh dilatih oleh para pemula. Titik ini akan tercapai dengan sendirinya apabila tingkat Pernafasannya sudah tinggi.

Orang berlatih Pernafasan pemula memusatkan perhatiannya pada satu titik yaitu titik dua jari di bawah pusar, atau Xia Dan Tian Titik Xia Dan Tian (titik Tan Dien bawah) adalah titik yang harus diperhatikan saat menarik nafas dan mengluarkan nafas. Saat menarik nafas titik itu harus bergerak ke dalam, artinya perut harus mengecil (mengempes). Saat mengluarkan nafas titik itu bergerak maju, artinya perut mengembung.  Pernafasan ini namanya pernafasan dada.

Gerak perut mengempes itu maksudnya supaya saluran Ren Mai tertutup sehinggi Qi (  气     ) yang ada dalam perut tidak mengalir ke atas, tetapi mengalir ke bawah.  Qi itu mengalirnya menurut aturan yang benar, yaitu bila di area Yin harus mengalir ke bawah, dan bila mengalir di area Yang harus mengalir ke atas. Tubuh manusia bagian depan adalah area Yin,  jadi Qi harus mengalir ke bawah. Tubuh bagian punggung adalah area Yang, Qi harus bergerak ke atas. Xia Dan Tian ditekan ke dalam maksudnya supaya mencegah Qi mengalir naik. Dengan menekan Xia Dan Tian ke dalam adalah menutup saluran Ren Mai agar tidak ke atas. Sebaliknya, saat perut mengembung memberi kesempatan Qi yang berada di kepala untuk turun dan masuk ke perut, ke titik Xia Dan Tian. Titik Xia Dan Tian adalah tempat menyimpan Qi, titik ini dapat diumpamakan accu pada mobil yang fungsinya menyimpan  tenaga listrik.

3. Membersihkan Hati
Orang berlatih Pernafasan perlu berlatih membersihkan hati dari rasa benci, marah, dengki, kecewa, iri, dan sedih. Perasaan-perasaan ini sangat menyakitkan hati dan membuat badan menjadi sakit. Untuk menetralkan perasaan tersebut hanya dengan ketulusan hati atau Cheng (  诚    ), dalam agama Khonghucu disebut beriman. Namun, orang bisa mempunyai keimanan dan ketulusan hati apabila dia mempunyai keyakinan yang kuat tentang Kebenaran dan Jalan Suci yang disebut Tao atau Dao (     道      ). Alam semesta ini diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa, manusia termasuk di dalamnya. Manusia harus memahami bahwa kehidupan manusia sudah diatur oleh Tuhan, dan manusia tidak banyak tahu rahasia dari Tuhan. Oleh karena itu, manusia wajib menjalani tugas yang menjadi tanggung jawabnya dengan hati tulus dan ikhlas.

Kita ditugaskan oleh Tuhan menjadi manusia, selayaknya kita menyadari kedudukan kita sebagai manusia. Perilaku kita harus menunjukkan perilaku manusia yang adil dan beradab. Tuhan menciptakan manusia laki-laki dan perempuan, masing-masing mempunyai fisik yang berbeda, kemampuannya berbeda, dan kewajibannya juga bereda. Manusia dilahirkan dari ibu dan mempunyai bapak masing-masing sebagi orang tua. Manusia dibesarkan dan dididik oleh orang tua mereka. Oleh karena itu, manusia wajib berbakti kepada orang tua sebagai perilaku yang membedakan dirinya dari makhluk bukan manusia.

Manusia tidak perlu mengeluh dan menggerutu kepada Tuhan, atau menyalahkan dan menyesali manusia lain apabila mendapat kesulitan atau mendapat musibah. Alam semesta ini diciptakan dari dua unsur Yin dan Yang, dua hal yang berlawanan tetapi selalu berpasangan. Kehidupan manusia juga tidak lepas dari unsur Yin dan Yang. Manusia kadang-kadang merasa gembira, tetapi juga kadang-kadang merasa susah. Gembira dan susah itu ada karena manusia mempunyai perasaan. Perasaan manusia itu juga pemberian Tuhan, supaya manusia bisa merasakan senang dan susah, puas dan kecewa, sedih dan gembira. Apabila perasaan manusia itu ditekan, tidak boleh sedih dan tidak boleh bergembira, akibatnya manusia itu bukan manusia lagi, tetapi sudah menjadi robot.

Setiap orang perlu memperhatikan perbuatannya sendiri, jangan sengaja berbuat salah kepada orang lain. Apabila kita merasa dipermainkan oleh orang lain, atasilah dengan hati sabar karena semua itu akan menjadi pelajaran yang berharga bagi kita. Dengan mempelajari perbuatan orang lain kepada kita, maka kita akan mengenal diri kita lebih baik. Nabi Khongcu bersabda: “Sebelum orang lain merendahkan dirimu, kau sudah lebih dahulu menghina dirimu sendiri”. Seperti bunyi sebuah puisi.  bila air sungai Jong Hoo jernih kucuci tali topiku, bila airnya keruh kucuci tali sepatuku. Apabila orang melihat kita sebagai orang yang mudah ditipu maka para penipu akan datang menipu kita. Apabila kita tampak sebagai orang miskin maka orang-orang yang mata duitan dan pencopet akan menjauhi kita.

Orang bisa sakit karena beberapa sebab. Antara lain karena salah makan makanan yang kotor. Pola hidup yang tidak teratur, sering terlambat makan, makanannya tidak seimbang. Orang kurang istirahat juga dapat menyebabkan sakit. Faktor keturunan juga dapat menyebabkan orang menderita sakit. Namun, banyak orang sakit akibat perasaannya tertekan. Contohnya, orang bekerja dalam lingkungan yang tidak menyenangkan, banyak teman tidak suka kepadanya, atau bosnya terlalu galak. Keadaan yang menekan perasaan dalam waktu yang lama akan menyebabkan orang menderita sakit. Perasaan yang tertekan menyebabkan saluran Qi (Jing Luo) tidak lancar, akibatnya Qi tidak mengalir merata. Ibarat aliran listrik yang tekanannya turun, semua peralatan elektronik di rumag ridak bekerja baik. Pesawat TV gambarnya jelek, lampu tidak menyala terang.

Orang yang berlatih membersihkan hati dari perasaan yang menekan dapat menghidari penyakit akibat tekanan jiwa. Orang yang diberhentikan dari jabatan yang tinggi juga bisa menyebabkan tekanan jiwa dan menyebabkan sakit. Manusia hidup di dunia memang banyak menghadapi kesulitan dan tantangan. Semua kesulitan dan tantangan hidup itu perlu diselesaikan sendiri dalam hatinya. Misalnya, seseorang minta bantua orang lain saat menghadapi kesulitan. Permintaan bantua kepada orang lain itu mungkin diterima, mungkin juga ditolak. Apabila hati sudah mempersiapkan diri, meskipun ditolak permintaannya itu, ia tidak sakit hati.

Manusia hidup di dunia sebaiknya menjadi orang kuat, kuat kepribadiannya, kuat daya pikirnya, dan kuat status sosial-ekonominya. Kebanyakan orang hanya melihat orang lain dari status sosial-ekonominya untuk menentukan seseorang itu kuat atau tidak. Dalam masyarakat ini tidak sedikit orang kaya dan berkedudukan tinggi tetapi hidupnya tidak pernah tentram. Ada orang kaya yang menderita karena mengidap berbagai penyakit. Dia selalu ketakutan menghadapi kematian. Ada orang miskin merasa bangga karena belum pernah berobat kepada dokter. Ada manusia yang menganggap hidup ini tanpa beban karena dia merasa hidup ini bukan dia yang memilih, dia hanya menjalani hidup dan akan dijalaninya sampai akhir hayatnya. Ada orang yang ingin mengisi hidupnya dengan mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya untuk kemasyuran namanya, dia ingin mengabadikan hidupnya dengan harta yang akan ditinggalkannya kelak.

Semua pilihan manusia di atas tidak buruk. Mereka masing-masing mempunyai prinsip hidup yang kuat. Yang penting mereka harus berangkat dari keinginan hatinya sendiri, bukan hanya ikut-ikutan. Kalau ikut-ikutan tentu lebih banyak yang mengikuti hidup untuk mengumpulkan harta. Orang yang hanya ikut-ikutan dan tidak mendapat dukungan dari hatinya sendiri akan menderita hdupnya kalau gagal. Orang harus memilih cara hidup sesuai dengan keinginan hatinya. Orang yang memilih hidup untuk mengabdi kepada negara semestinya tidak memikirkan mengumpulkan kekayaan untuk pribadinya dengan cara yang melanggar hukum.  Orang yang ingin mengabdi kepada negara harus siap hidup sederhana dan bersih dari pikiran jahat. Orang yang menginginkan jabatan dalam pemerintahan hanya ingin mendapat kekayaan tidak beda dengan belatung (serangga pemakan bangkai yang sangat menjijikkan) yang mencari bangkai untuk dimakan.

4. Xiu Dao atau Hidup Menempuh Jalan Suci
Xiu Dao dapat dilaksanakan apabila orang sudah mencapai keberhasilan dalam Xio Shen (membina diri). Xiu Dao itu artinya menjelani hidup sesuai dengan Jalan Suci. Kata Jalan Suci adalah terjemahan dari kata Dao. Pengertian Xiu Dao berkaitan dengan konsep Dao Xin dan Ren Xin yang menjelaskan hubungan atau keterikatan roh dan badan, suatu konsep yang perlu dijelaskan lebih lanjut.

Kata Pernafasan apabila dikaitkan dengan ajaran agama Khonghucu termasuk dalam Xiu Shen. Bila Pernafasan itu dilanjutkan pada tingkat yang lebih tinggi menjadi bagian dari Xiu Dao. Namun, apabila saya mengawali tulisan ini dengan menjelaskan konsep Xiu Shen dan Xiu Dao tidak tepat karena orang yang akan mempelajari Pernafasan akan kecewa. Pelajaran Pernafasan pada tingkat awal adalah pelajaran untuk menyembuhkan penyakit dan menjaga kesehatan tubuh. Tujuan yang sifatnya umum ini tidak perlu dimulai dengan konsep Xiu Shen dan Xiu Dao.  Pernafasan tingkat tinggi yang berkaitan dengan Xiu Shen dan Xiu Dao akan ditulis  pada bagian belakang dari buku ini.

Ada orang yang takut berlatih Pernafasan karena dia mengira bahwa berlatih Pernafasan itu berhubungan dengan setan, atau berhubungan dengan ilmu mistik. Mungkin ada orang berlatih Pernafasan dengan tujuan untuk mencari pengalaman mistik hal itu tidak bisa dipungkiri. Akan tetapi, tidak semua orang berlatih Pernafasan dengan tujuan itu. Tujuan mistik juga tidak buruk karena kata mistik itu artinya: ingin bertemu Tuhan secara langsung. Yang dimaksud dengan bertemu langsung dengan Tuhan juga tidak selalu sama maksudnya. Dalam tulisan ini saya tidak membahasa masalah mistik. Saya hanya membahas Pernafasan untuk menjaga kesehatan dan mengendalikan pikiran dan perasaan.

Sumber : Meditasi Berlatih Pernafasan Untuk Kesehatan oleh Xs. Dr. Oesman Arif, M.Pd

6,417 Total Views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

captcha

Please enter the CAPTCHA text

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>