Kitab suci agama Konghucu sampai pada bentuknya yang sekarang mengalami perkembangan yang sangat panjang. Kitab suci yang tertua berasal dari Yao (2357-2255 sM) atau bahkan bisa dikatakan sejak Fu Xi (30 abad sM).  Yang termuda ditulis cicit murid Kongzi, Mengzi (wafat 289 sM), yang menjabarkan dan meluruskan ajaran Kongzi, yang waktu itu banyak diselewengkan.

四書 Si Shu (Kitab Suci Yang Empat) terdiri atas :

  1. 大學 Daxue (Ajaran Agung/Besar) yang berisi bimbingan dan ajaran pembinaan diri, keluarga, masyarakat, negara dan dunia. Daxue ditulis oleh Zengzi atau Zengshen, murid Kongzi dari angkatan muda,
  2. 中庸 Zhongyong ( Tengah Sempurna) yang berisi ajaran keimanan Agama Konghucu. Zhongyong ditulis oleh Zisi atau Kongji, cucu Kongzi,
  3. 論語 Lunyu (Sabda Suci) yang berisi percakapan Kongzi dengan murid-muridnya. Kitab ini dibukukan oleh beberapa murid utama Kongzi, yang waktu itu berjumlah 3.000 murid, dimana 72 orang diantaranya tergolong murid utama, dan
  4. 孟子 Kitab Mengzi yang ditulis Mengzi.

Da Xue (Kitab Ajaran Besar)

Kitab ini ditulis oleh Zeng Zi (Can) alias Zi Xing murid Nabi Khongcu dari angkatan muda yang walau lambat namun tekun sekali dan sungguh-sungguh yang mampu memahami asas Yi Yi Guan Zhi yang menerima sabda langsung Nabi tentang pembinaan diri (ada pada Bab Utama), dan menyusun uraiannya dalam bab-bab berikutnya.

Kitab ini terdiri dari Bab utama dengan 10 bab uraian terdiri dari 1.753 huruf ditambah 134 (dari bab V substitusi Zhu Xi).

Merupakan bimbingan pembinaan diri umat Ru (pemeluk Kong Hu Cu) dengan Bab utama sebagai sabda yang langsung dari Nabi Khongcu menjadikan kitab ini tak lekang oleh zaman selalu menjadi pedoman baku umat Ru.

Pada artikel ini anda dapat mendowload kitab 大學 Daxue yang diterjemahkan oleh  Bratayana Ongkowijaya, SE, XDS. Bratayana Ongkowijaya, SE, XDS (歐  陽 子 文 – Auw Jang Tjoe Boen) lahir di Pekalongan – Jawa Tengah, adalah seorang aktifis Khonghucu, intelektual, sekaligus guru, dosen dan panutan kita semua. Beliau adalah seorang yang menganut Khonghucu sejak kecil karena memang kedua orang tuanya adalah tokoh Khonghucu. Ayah beliau pernah memimpin Tiong Hoa Hwe Kwan  di Pekalongan sampai berakhirnya karena terjadi perubahan politik saat itu. Hobi  Beliau sudah tidak terikat oleh sesuatu. Beliau memiliki prinsip, menjalani hidup di kehidupan yang lebih hidup . ”Hidup sepenuh hidup”.

DOWNLOAD KITAB DA XUE PDF

Sumber Pustaka : wikipedia.com, spocjournal.com

1,112 Total Views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

captcha

Please enter the CAPTCHA text

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>